HATI-HATI JEBAKAN MANTAN

Putus cinta bukanlah akhir dari segalanya. Bukan juga akhir dari perasaan kita. Justru kita seperti diberikan kesempatan baru, walaupun harus menata kembali serpihan hati yang sempat hancur lebur.
Tapi sayangnya, kebanyakan dari kita terjebak, terpuruk, terpenjara dalam pikiran (jadi kaya ost.kera sakti ) berfikir bahwa keadaan akan kembali baik bila kita balik lagi sama mantan.
Hati-hati, karena kadang pemikiran itu Cuma FATAMORGANA alias ga real!

Mulai dari ..

1.Terpancing kenangan

Selama pacaran dulu, kita mungkin punya segudang hal yang bisa membangkitkan kenangan akan dirinya. Misalnya tempat agan-agan sama doi pernah keketawanan bareng, jalan-jalan dimana agan ma si mantan bonceng-boncengan, terus makanan favorit dia, tiket nonton, lagu-lagu kenangan. Begitu kita menemukan menemukan trigger (sesuatu yang memicu) itu, bawaanya langsung kangen, keinget-inget, inginya langsung telepon/ smsin dia dan ngajak balik!

PADAHAL SIH:
Semua kenangan manis emang pantes buat dikenang, tapi bukan berarti kita harus ngajak balik, kan?. Sama halnya kaya serunya kita pas MOS dulu. Nah, kalo sekarang diulang lagi mungkin rasanya ga seasyik dan seseru dulu. Ingat, tidak ada yang salah dengan kenangan indah. Dengan hal itu kita bisa tahu dibalik sikapnya yang ngeselin (dan bikin kita pingin putus), what ever dia masih tetap orang baik . Nah dengan begitu, kita bisa lebih bijak dalam menilai dan memandang sifat seseorang.

2.“Dia sukses, sedangkan gw???”

Apa reaksi lu kalo liat foto mantan di facebook sudah sama pacarnya yang baru? Huuuuuhhh, bikin bête! Rasanya nggak rela melihat kenyataan bahwa kita sebegitu mudahnya dilupakan dan digantikan dengan orang lain. (apalagi melihat pengganti kita tidak lebih baik dari kita, rasanya sakit hati banget pasti gan ya.. “penghinaan” banget kayanya ya gan ya.. hee) rasanya pingin nangis, protes, marah! Tapi ama siapa?

PADAHAL SIH:
Kenyataan itu terasa berat hanya karena kondisi kita yang belum pulih aja. Kita jadi ngerasa kalah sama dia, padahal belum tentu juga dia sudah berhasil menyembuhkan luka di hatinya. Lagian, fakta tentang siapa yang lebih dulu punya pacar bukan tanda mutlak sebuah kemenangan. Justru, kualitas dari kubungan yang baru itulah yang perlu di pertanyakan. Suatu saat kalau kita bertemu orang baru yang tepat, pasti melihat fotonya bareng sejuta cewek/ cowok sekalipun, nggak akan mempengaruhi kita (sudah teruji keampuhanya )

He/she’s Irreplaceble:

Hubungan sudah lama putus. Dia sudah punya pacar, begitu juga kita. Tapi, rasanya bayangan dia masih belum bisa hilang, ya? Kebaikannya perhatiannya, hampir semua bayangan tentang sifat manisnya mengalahkan kebaikan pacar kita sekarang. Lalu muncul deh pertanyaan, apakah sebaiknya kita dan mantan jadian lagi aja?

PADAHAL SIH:
Wajar kalo kita masih membandingkan mantan dengan pacar. Bagaimanapun juga, tindakan mantan yang pernah membuat kita nyaman, akan tertancap di otak memory kita. Kita pikir, dengan memiliki kebaikan mantan lagi, hidup kita akan kembali bahagia. Itu sama aja kalah sebelum berperang, dong. Coba deh buang jauh semua ingatan itu dan mulai mengeksplorasi kebaikan yang tersembunyi dari pacar baru kita.
Hidup pasti jadi lebih seru kalau kita bisa menemukan hal-hal baru dari tiap manusia yang kita kenal.

Kaca Mata Kuda:

Waktu putus sama mantan dulu, hubungan kita dalam kondisi yang buruk. Soalnya, banyak sifat mantan yang ngeselin banget dan suskes kita mincing kita untuk berantem (diem-dieman). Tapi senyebelin apapun darinya, tetep aja rasa sayang itu ada. Duh rasanya cinta mati banget! Sampe terpikir rela deh ‘tersiksa’ lagi, asal bisa milikin dia! *cape deh

PADAHAL SIH:
Sama kaya pakai kaca mata kuda. Itu loh gan, kaca mata buat menutupi kedua sisi mata kuda penarik delman. Bak kuda yang hanya bisa melihat delman dan hanya berjalan sesuai pandangan kusir, kita pun menolak untuk melihat kekiri dan ke kanan akibatnya kita bertpikir bahwa pemandangan yang ada di depan kitalah yang terbaik buat kita. Jadi jangan buang kesempatan untuk melihat dunia lebih luas hanya karena kita gak mau lepas dari mantan.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s